0

Say Yes Untuk Hal Positif

      Mengatakan "Yes" atau iya memang mudah, bahkan sangat mudah kalau hanya sebatas di ucapkan. Namun, dalam menjalankan konsekwensi dari perkataan tersebut adalah hal yang terasa sangat berat bagi sebagian besar orang. Disadari ataupun tidak perbedaan yang mungkin tidak dianggap penting ini dapat menimbulkan dampak yang besar dalam keberhasilan seseorang. Situasi tersulit menjalankan konsekwensi ini sering didapat manakala kita dihadapkan pada situasi yang bertolak belakang dengan keinginan kita apalagi kegemeran kita. Namun, tidak jarang kita menghadapinya dalam kehidupan sehari-hari. Sebagian besar orang cenderung mengatakan tidak atau melakukan penolakan halus dengan mengatakan "Yes" namun dengan raut muka tidak antusias bahkan bersikap cuek saat dihadapkan pada situasi yang tidak disukainya. 


     Di sini saya tidak menghakimi perbuatan tersebut salah atau tidak, akan tetapi lebih memberikan ke saran untuk orang-orang yang mengalami situasi ini. Saran saya apabila kita berhadapan dengan situasi tersebut cobalah berpikir positif "atur mindset/pikiran" bahwa saya dapat ilmu atau pengetahuan baru ni serta dapat teman-teman lebih banyak atau mungkin dapat uang lebih besar dari hal baru tersebut. Sehingga walaupun awalnya anda kurang tertarik maka akan  muncul ketertarikan awal yang berujung pada keingintahuan akan hal baru tersebut. Setelah itu dilakukan cobalah menggali informasi yang banyak akan hal baru tersebut agar saat kita berinteraksi dengan orang-orang dilingkungan yang baru ini kita tidak minder atau takut tidak bisa bersosialisasi. Kita tidak harus selalu menjadi ahli dalam segala hal termasuk hal yang tidak kita senangi. Namun, alangkah sangat baiknya apabila kita mengetahui banyak hal. Di sini saya persempit pembahasan situasi yang tidak kita sukai ke hal pekerjaan. Sebagian besar dari kita diluar dari cita-cita yang di idam-idamkan, faktanya situasi sekarang sulit mencari pekerjaan. Namun masih saja banyak ditemui orang-orang yang sudah lulusan universitas sulit mencari pekerjaan, saya tidak membahas kedalaman ilmu yang dikuasai seseorang namun lebih ke ego an dalam mencoba bidang baru. Mereka tidak bersikap fleksibel dalam artian mereka tetap pada ke inginan mereka "contoh lulusan akuntansi". Lulusan ini sangat banyak bahkan sangat banyak karena hampir semua universitas atau akademik ada jurusan akuntansi sementara peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan bidang pendidikan itu jumlahnya sedikit. Singkat cerita saat lulus ujian psikotest dan panggilan wawancara mereka dihadapkan pada usulan posisi baru yang lowong, misalnya posisi sales. Kebanyakan dari orang-orang ini langsung menolak tawaran posisi ini tanpa langsung mempertimbangkan hal positif yang akan di peroleh. Sehingga mereka kembali mencoba melamar kembali ke perusahaan lain dengan membuang waktu dan biaya untuk memperoleh pekerjaan yang belum pasti. 


      Padahal apabila mereka menerima jenis pekerjaan baru yang tidak sesuai keinginan mereka dan benar-benar mendalami bidang pekerjaan baru tersebut mereka dapat memperoleh penghasilan yang lebih besar dari pekerjaan yang mereka inginkan sebelumnya. Mereka juga dapat lebih cepat promosi jabatan jika kinerjanya sangat memuaskan. Hal terpenting adalah mereka dapat menjalin hubungan dengan banyak orang yang nantinya berguna apabila mereka ingin pindah ke perusahaan lain karena sudah cukup mengenal satu sama lain baik secara pribadi ataupun profesional atau apabila mereka dikemudian hari ingin membuka bisnis atau usaha tertentu mereka sudah memiliki link atau koneksi ke pihak-pihak terkait yang berguna bagi kelancaran usaha yang akan di jalankan. Masih banyak contoh-contoh lainnya dalam kehidupan sehari-hari yang sering kita hadapi situasi dimana kita tidak tertarik namun dibalik ketidaktertarikan kita ada keberhasilan yang jauh lebih besar dari yang kita impikan. 

     Mulai sekarang yuk/mari kita rubah pola pikir kita untuk membuang sikap cuek akan hal-hal yang tidak kita sukai namun sifatnya positif. Tanamkan keyakinan dalam diri dan buang rasa takut akan ketidakmampuan kita karena semua yang ada di dunia ini tidak ada yang langsung jadi tapi melalui proses. Munculkan rasa haus yang teramat sangat akan pengetahuan hal baru tersebut sehingga kita perlahan tapi pasti dapat paham akan hal baru tersebut. Sehingga nantinya kita juga dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih menyenangkan serta dapat berbaur dengan banyak orang. Kurang lebih saya mohon maaf jika banyak terjadi kesalahan dalam penulisan saya. Ordinary people doing extraordinary things.

Salam Sukses. 

NickName

Komentar