Facebook

0

Cara Aman dan Mudah Resset Smartphone

Cara Aman dan Mudah Reset Smartphone


             Dengan semakin banyaknya pengembang aplikasi berbasis android membuat aplikasi untuk smartphone baik itu yang berbayar maupun yang free/gratis. Hal ini membuat pengguna smartphone android sering kali tertarik dan mencoba berbagai aplikasi yang ada di playstore maupun penyedia aplikasi lainnya. Sayangnya banyak pengguna smartphone kurang memahami mana aplikasi yang aman dan mana aplikasi yang tidak aman bagi smartphone mereka. Sehingga dengan seringnya mengunduh dan menghapus aplikasi secara berlebih serta mengunduh aplikasi yang berbahaya bagi operating system smartphonenya membuat lama kelamaan smartphone mereka menjadi lambat karena banyaknya chache maupun banyaknya file directory smartphone mereka yang rusak sehingga memerlukan penyetelan ulang pada operating system atau sering di sebut (factory resset).

Pada dasarnya ada tiga (3) cara melakukan resseting/resset pada smartphone, melalui menu pengaturan/setting. dan melalui tombol pada saat menghidupkan smartphone.

Cara pertama langkahnya sebagai berikut:
1. Buka menu setting atau pengaturan, untuk semua type smartphone saya yakin sama.
2. Scroll dwon/geser kebawah kearah lalu tap/sentuh Backup and resset/buatcadangan dan setel ulang
3. Tap factory resset.
4. Check list/centang opsi-opsi/pilihan yang diperlukan.
5. Tunggu prosess resset, membutuhkan waktu sekitar 5-10 menit. Lalu smartphone akan secara
     automatis hidup kembali/restart.
6. Smartphone anda sudah seperti sedia kala atau saat pertama kali anda membeli smartphone anda.

Sedangkan untuk cara yang kedua terlihat lebih sederhana yakni hanya dengan menekan beberapa
tombol untuk meresset smartphone, cara ini disebut hardresset karena apabila smartphone anda freeze
atau tidak dapat menggeser menu pada layar sentuh. maka, anda tentunya tidak bisa mengakses menu
setting untuk melakukan resset. Sehingga hanya dengan cara ini anda dapat melakukan resset, oleh karena itu cara ini disebut hard resset. Cara ini dengan opsi atau pilihan recovery/perbaikan.

Caranya adalah sebagai berikut:
  1. Cas smartphone sampai yakin penuh atau sekitar 75%, karena proses ini membutuhkan daya yang
      besar dan proses yang cukup lama sekitar 10 menit.
  2. Matikan smartphone dengan menekan tombol power.
  3. Tunggu sampai bener-benar dalam keadaan sudah mati.
  4. Tekan dan tahan secara bersamaan tombol UP+Power (Pada umumnya tombol ini disamping)
      Tombol up tombol untuk menambah volume suara pada smartphone. Pada beberapa type smart
      phone kombinasi tombolnya UP+Home+Power.
  5. Gunakan tombol Up untuk menggeser menu pilihan resset atau recovery.
  6. Gunakan tombol power untuk mengeksekusi atau menjalankan menu yang di pilih.
  7. Tunggu sampai proses selesai (kurang lebih 10 menit)
  8. Kemudian pilih reboot system now.
  9. Setelah itu smartphone restart dan kembali seperti saat awal pembelian.

Cara terakhir mungkin tidak berfungsi pada semua type smartphone. Namun, cara ini boleh dicoba karena cukup simple/sederhana. Melakukan resset hanya dengan menekan tombol di papan/tombol untuk melakukan panggilan telepon: kode kombinasinya untuk melakukan resset: (*2767*3855# ).

Sekian cara melakukan resset/pengaturan ulang setelan fabrik pada smartphone. Semoga artikel ini bermanfaat. Lebih bijak dalam penggunaan smartphone dan terima kasih.

Salam.



0

Say Yes Untuk Hal Positif

      Mengatakan "Yes" atau iya memang mudah, bahkan sangat mudah kalau hanya sebatas di ucapkan. Namun, dalam menjalankan konsekwensi dari perkataan tersebut adalah hal yang terasa sangat berat bagi sebagian besar orang. Disadari ataupun tidak perbedaan yang mungkin tidak dianggap penting ini dapat menimbulkan dampak yang besar dalam keberhasilan seseorang. Situasi tersulit menjalankan konsekwensi ini sering didapat manakala kita dihadapkan pada situasi yang bertolak belakang dengan keinginan kita apalagi kegemeran kita. Namun, tidak jarang kita menghadapinya dalam kehidupan sehari-hari. Sebagian besar orang cenderung mengatakan tidak atau melakukan penolakan halus dengan mengatakan "Yes" namun dengan raut muka tidak antusias bahkan bersikap cuek saat dihadapkan pada situasi yang tidak disukainya. 


     Di sini saya tidak menghakimi perbuatan tersebut salah atau tidak, akan tetapi lebih memberikan ke saran untuk orang-orang yang mengalami situasi ini. Saran saya apabila kita berhadapan dengan situasi tersebut cobalah berpikir positif "atur mindset/pikiran" bahwa saya dapat ilmu atau pengetahuan baru ni serta dapat teman-teman lebih banyak atau mungkin dapat uang lebih besar dari hal baru tersebut. Sehingga walaupun awalnya anda kurang tertarik maka akan  muncul ketertarikan awal yang berujung pada keingintahuan akan hal baru tersebut. Setelah itu dilakukan cobalah menggali informasi yang banyak akan hal baru tersebut agar saat kita berinteraksi dengan orang-orang dilingkungan yang baru ini kita tidak minder atau takut tidak bisa bersosialisasi. Kita tidak harus selalu menjadi ahli dalam segala hal termasuk hal yang tidak kita senangi. Namun, alangkah sangat baiknya apabila kita mengetahui banyak hal. Di sini saya persempit pembahasan situasi yang tidak kita sukai ke hal pekerjaan. Sebagian besar dari kita diluar dari cita-cita yang di idam-idamkan, faktanya situasi sekarang sulit mencari pekerjaan. Namun masih saja banyak ditemui orang-orang yang sudah lulusan universitas sulit mencari pekerjaan, saya tidak membahas kedalaman ilmu yang dikuasai seseorang namun lebih ke ego an dalam mencoba bidang baru. Mereka tidak bersikap fleksibel dalam artian mereka tetap pada ke inginan mereka "contoh lulusan akuntansi". Lulusan ini sangat banyak bahkan sangat banyak karena hampir semua universitas atau akademik ada jurusan akuntansi sementara peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan bidang pendidikan itu jumlahnya sedikit. Singkat cerita saat lulus ujian psikotest dan panggilan wawancara mereka dihadapkan pada usulan posisi baru yang lowong, misalnya posisi sales. Kebanyakan dari orang-orang ini langsung menolak tawaran posisi ini tanpa langsung mempertimbangkan hal positif yang akan di peroleh. Sehingga mereka kembali mencoba melamar kembali ke perusahaan lain dengan membuang waktu dan biaya untuk memperoleh pekerjaan yang belum pasti. 


      Padahal apabila mereka menerima jenis pekerjaan baru yang tidak sesuai keinginan mereka dan benar-benar mendalami bidang pekerjaan baru tersebut mereka dapat memperoleh penghasilan yang lebih besar dari pekerjaan yang mereka inginkan sebelumnya. Mereka juga dapat lebih cepat promosi jabatan jika kinerjanya sangat memuaskan. Hal terpenting adalah mereka dapat menjalin hubungan dengan banyak orang yang nantinya berguna apabila mereka ingin pindah ke perusahaan lain karena sudah cukup mengenal satu sama lain baik secara pribadi ataupun profesional atau apabila mereka dikemudian hari ingin membuka bisnis atau usaha tertentu mereka sudah memiliki link atau koneksi ke pihak-pihak terkait yang berguna bagi kelancaran usaha yang akan di jalankan. Masih banyak contoh-contoh lainnya dalam kehidupan sehari-hari yang sering kita hadapi situasi dimana kita tidak tertarik namun dibalik ketidaktertarikan kita ada keberhasilan yang jauh lebih besar dari yang kita impikan. 

     Mulai sekarang yuk/mari kita rubah pola pikir kita untuk membuang sikap cuek akan hal-hal yang tidak kita sukai namun sifatnya positif. Tanamkan keyakinan dalam diri dan buang rasa takut akan ketidakmampuan kita karena semua yang ada di dunia ini tidak ada yang langsung jadi tapi melalui proses. Munculkan rasa haus yang teramat sangat akan pengetahuan hal baru tersebut sehingga kita perlahan tapi pasti dapat paham akan hal baru tersebut. Sehingga nantinya kita juga dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih menyenangkan serta dapat berbaur dengan banyak orang. Kurang lebih saya mohon maaf jika banyak terjadi kesalahan dalam penulisan saya. Ordinary people doing extraordinary things.

Salam Sukses. 
0

Tips Laptop Tidak Cepat Panas/Hang

Tips Laptop Tidak Cepat Panas / Hang




      Salah satu penyebab utama laptop menjadi lebih cepat panas adalah banyaknya penggunaan CPU usage. Saya mau berbagi tips yang mengalami kejadian CPU usage yang selalu tinggi. Saya menulis artikel ini karena saya mengalami kejadian tersebut, jadi saya kumpulkan semua informasi yang saya dapatkan dari internet untuk menulis artikel ini. Jika laptop / PC sobat mengalami kejadian CPU usage yang selalu tinggi dan menyebabkan kelemotan , semoga dengan artikel ini dapat membantu permasalahan anda.

Penyebab terjadi karena terlalu banyak aplikasi yang sedang berjalan secara bersamaan sehingga CPU harus extra bekerja untuk menyelesaikan permintaan proses sehingga memakan resource hingga mencapai usage maksimal, itu wajar. Namun yang tidak wajar ketika computer masil dalam keadaan idle saja CPU Usage sudah tinggi mencapai 90% hingga 100% hanya membuka explorer, hal ini mengakibatkan performace menjadi lambat dan sering hang karena prosesor kepanasan.

Jika computer anda mengalami masalah CPU USAGE yang selalu tinggi seperti ini, segeralah bertindak agar kerusakan tidak menjadi semakin parah. Karena jika didiamkan saja akibatnya bisa merusak hardware (terutama Prosessor karena terlalu panas).

Cara mengetahui CPU Usage dengan membuka windows task manager atau dengan keyboard dengan menekan bersamaan Alt+Ctrl+Del di windows XP, Ctrl+Shift+esc di windows 7. Maka akan tampil Task Manager lalu pilih tab Performance, pada keadaan wajar biasanya CPU Usage berada pada posisi 5% sampai 75%.

Bagaimana jika grafik performace CPU Usage selalu 100% atau grafik tidak pernah terlihat turun, walaupun kita tidak sedang menjalankan aplikasi apapun?

Hal tersebut bisa di pastikan bahwa ada aplikasi yang bekerja sendiri di belakang layar, sehingga CPU terus melakukan proses secara terus menerus atau karena sebab yang lain.

          Beberapa permasalahan yang paling sering menjadi penyebabnya adalah registry error, terpapar banyak program jahat/malware, service & starup program yang berjalan, banyak terjadi kerusakan pada file windows/corrupt dan sebagian lagi karena hardware. Sebelum melakukan langkah perbaikan dan pengecekan, pastikan dulu kalau memory RAM masih dalam keadaan normal artinya memory fisiknya masih sesuai sehingga dapat disimpulkan permasalahan bukan pada memory RAM.

Lakukan penanganan masalah berurutan seperti berikut agar CPU usage kembali normal: 
Lakukan Scan Malware atau Spyware
Kemungkinan besar penyebab masalah diatas karna ulah malware atau Spyware yang menyerang komputer tanpa kita sadari. Cobalah melakukan Scanning menggunakan Antivirus Kepercayaan sobat untuk memastikan kalau kamputer sobat terbebas dari Virus. 
Kurangi Startup Program dan Service yang berjalan. Nah ini juga masalah yang menyebabkan masalah diatas, saya pernah melihat CPU usage laptop saya menggunakan TASK MANAGER kemudian saya melihat bahwa ada beberapa Service yang memakan Resource yang cukup besar, matikan beberapa Service yang tidak terlalu penting, Caranya: 
Buka Start Menu 
Klik Run, lalu ketikkan ” msconfig ” tanpa tanda kutip 
Pada System Configuration pilih tab ‘service’ atau ‘startup 
Hilangkan tanda centang pada service yang tidak dibutuhkan. 
Klik OK, Restar komputer sobat 

Ingat jangan sembarangan mematikan fungsi Service karna bila sobat keliru PC sobat bisa restart sendiri, Berikut adalah Service yang aman untuk sobat matikan supaya bisa mngurangi beban CPU:

Alerter
Clipbook
Computer Browser
Fast User Switching
Human Interface Access Devices
Indexing Service (Slows the hard drive down)
Messenger
Net Logon (unnecessary unless networked on a Domain)
Netmeeting Remote Desktop Sharing (disabled for extra security)
Remote Desktop Help Session Manager (disabled for extra security)
Remote Procedure Call Locater
Remote Registry (disabled for extra security)
Routing & Remote Access (disabled for extra security)
Server
SSDP Discovery Service (this is for the utterly pointless
“Universal P’n’P”, & leaves TCP Port 5000 wide open)
TCP/IP NetBIOS Helper
Telnet (disabled for extra security)
Universal Plug and Play Device Host
Upload Manager
Windows Time
Wireless Zero Configuration (for wireless networks)
Workstation

Bersihkan windows dari Registry yang bermasalah
Apabila sobat sudah melakukan 2 cara diatas tapi CPU tetap Tinggi, cobalah melakukan Scanning Registry Pada windows sobat, banyak software bisa digunakan untuk membersihkan Registry windows, salah satunya yaitu yang saya pakai bernama CCleaner, selain Open source software ini tak akan berbahaya untuk keseimbangan windows sobat: 
Jalankan CCleaner 
Pilih tab registry kemudian klik ‘scan for issues’ 
Jika ditanya untuk membackup registry pilih ‘yes’. 
Klik ‘Fix issues 

Dalam tahap ketiga ini masalah saya sudah berhasil diatasi, CCleaner pun menghapus Registry di windows saya kemudian restart pc. 
Bila 3 cara diatas belum juga berhasil kita beralih ketahap selanjutnya, yaitu pengecekan Scvhost.exe, banyak yang mengira kalau service ini adalah Virus, sebenarnya svchost adalah ‘host’ untuk berbagai service dikomputer kita. Svchost membantu sistem berjalan dengan lancar. Karena itu svchost memuat banyak proses secara otomatis, kita bisa merubah setting-nya menjadi manual agar tidak banyak memakan resource. Berikut prosesnya : 
Klik Start | Run (ketik) “services.msc” (tanpa tanda kutip) 
Cari “DNS Client”, Klik kanan dan pilih ‘Properties’ 
Klik kotak drop-down di “Startup type” 
Pilih ke ‘Manual’, klik Apply/Ok.Restart. 
Merubah Power Options (jika sobat menggunakan laptop) 

Bisa juga dengan mengutak – atik power plan jika sobat menggunakan laptop. 
Masuk ke Power Options. 
Pilih Processor Power Management 
Di System Cooling Policy pastikan pilihan ‘on battery’ dan ‘plugged in’ menjadi‘active’ 

Power Plan Laptop 
Pastikan memilih “active” 
Cek suhu dari CPU menggunakan aplikasi seperti Real Temp, Speed Fan dan masih banyak banyak lagi, pastikan suhu CPU dalam keadaan normal antara 45 derajat – 55 derajat. Jika suhunya lebih tinggi, coba periksa kinerja dari fan CPU. Bersihkan dan kalau perlu dilumasi. Jika memang kinerja dari fan CPU sudah tidak normal atau lebih tepatnya putaran dari fan sudah lemah (perlu diganti). Tapi jangan di ganti terlebih dahulu, kita coba cara terakhir yaitu install ulang. kemungkinan banyaknya file system yang error/corupt atau bahkan hilang akibat virus dan lain lain.Umumnya hal ini akan ditandai dengan CPU Usage 100% , kinerja yang sangat lambat, sering error dan bahkan hang. 


Semoga artikel ini membantu anda.

NickName

Komentar